Post Title 2

Tampilkan postingan dengan label Bahasa indonesia X. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa indonesia X. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Juni 2011

Prepositions

Posted by Meeyee DoDoL Cuek On 01.06


Kata benda atau padan kata benda itu disebut objek :

* I put the book on the table. Saya menaruh buku di atas meja itu
* Kata on dalam kalimat tersebut ialah kata depan (preposisi).

A. Kata keterangan, ungkapan, atau anak kalimat kata benda yang dapat dipakai sebagai objek untuk preposisi.
1) Kata keterangan sebagai objek
Beberapa kata keterangan waktu atau tempat dapat dipakai sebagai objek untuk preposisi yang menunjukkan hubungan waktu atau tempat :
Contoh: He has studied hard from then till now. Ia telah belajar giat dari waktu itu sampai sekarang
2) Ungkapan sebagai objek
Ungkapan yang bersifat kata keterangan (yaitu ungkapan yang tidak berakhir dengan kata depan atau kata sambung) dapat dipakai sebagai objek untuk preposisi :
Contoh: She didn’t return till about a week afterwards. Ia tidak kembali sampai kira-kira seminggu kemudian
3) Anak kalimat kata benda (noun clause) sebagai objek
Noun clause (anak kalimat yang melakukan pekerjaan kata benda) dapat menjadi objek untuk preposisi dengan cara yang sama seperti kata benda dan kata ganti :
Contoh: My departure will depend upon whether I get leave or not. Keberangkatanku akan tergantung pada apakah aku mendapat izin cuti atau tidak
B. Bentuk preposisi
1) Simple preposition (preposisi tunggal)
after (sesudah), at (di, pada), by (oleh, pada, dengan, di dekat), for (untuk, selama, bagi, karena), from (dari), of (dari, tentang, karena), over (di atas), on (di atas, pada), in (di, di dalam), through (melalui), to (ke, kepada), off (lepas dari, jauh), till/until (sampai, hingga), under (di bawah), up (ke atas, ke), with (dengan, pada) dan sebagainya.
2) Double preposition (preposisi ganda)
Preposisi ganda dipakai bilamana preposisi tunggal tidak cukup untuk menyatakan pengertian.
into (ke dalam), onto (di atas), from under (dari bawah), from among (dari antara), from off (lepas dari), from within (dari dalam), over against (bersandar di/kepada), dan sebagainya.
3) Compound preposition (preposisi gabungan)
Ini dibentuk dari noun, adjective atau adverb yang digabungkan dengan preposisi “be”(= by) atau “a” (=on)
across (on cross = di seberang), long (sepanjang), amidst (on middle = di tengah-tengah), behind (di belakang), about (di sekitar, tentang), above (di atas), before (di muka), amongst (di antara lebih dari dua), below (di bawah), beneath (di bawah), beside (di sebelah, di samping), besides (selain), between (di antara dua), beyond (di luar), but (kecuali), within (dalam), without (tanpa).
4) Participal preposition (preposisi partisip)

* pending = seraya menantikan
* during = selama, pada waktu
* notwithstanding = meskipun
* past = lewat
* except = kecuali
* save = kecuali
* considering = mengingat
* touching = concerning = regarding = mengenai
* owing to = karena

5) Phrase preposition (preposisi phrase)
Dua atau lebih kata yang biasanya disusun dalam rangkaian kata dan yang berakhir dengan preposisi tunggal boleh disebut phrase preposition.

* because of = disebabkan oleh, karena
* by means of = dengan memakai
* by reason of = karena, berhubungan dengan
* for the purpose of = dengan maksud
* for the sake of = demi
* in consequence of = karena
* in lieu of = sebagai pengganti
* in place of = sebagai pengganti
* in point of = tentang
* in behalf of = untuk kepentingan
* in the event of = kalau (sekiranya), dalam hal, bila
* in the place of = sebagai pengganti
* in view of = karena, mengingat
* in front of = di muka
* in opposition to = berlawanan dengan
* in spite of = meskipun
* instead of = sebagai pengganti, daripada
* on account of = karena
* on behalf of = atas nama
* on the score of = karena
* upon the subject of = tentang
* with a view to = dengan maksud untuk
* with reference to = berkenaan dengan
* with regard to = berkenaan dengan, mengenai
* with relation to = berkenaan dengan
* with respect to = berkenaan dengan, mengenai
* with the pupose of = dengan maksud

5) Disquised preposition (preposisi tersembunyi)
He has gone a-hunting. Ia telah pergi berburu
C. Pemakaian preposisi
1) Perbedaan pemakaian khusus preposisi yang sering membingungkan
At, in (place = tempat)
In biasanya dipakai di depan nama negeri dan kota besar, atau didepan nama tempat di mana seseorang pada waktu berbicara. Sedangkan at dipakai di depan nama kota kecil dan desa, atau pada waktu membicarakan suatu tempat yang jauh.

* I passed my holidays at Puncak. Aku melewatkan hari-hari liburku di Puncak
* He lives in London. Ia tinggal di London

At, in, on (time = waktu)
At dipakai dengan waktu yang tepat, misalnya at two o’clock, at dawn, at noon, at sunset, at midnight dan sebagainya. In dipakai dengan suatu bagian waktu, misalnya in the morning, in June, in summer, in 1997, in the year 1997 dan sebagainya. On dipakai dengan nama hari atau tanggal, misalnya on Saturday, on August 10, on New Year’s Day, dan sebagainya.

* I usually get up at six o’clock. Saya biasanya bangun pada pukul enam
* He takes a walk in the afternoon. Ia berjalan-jalan pada sore hari
* The ship will arrive on Monday. Kapal itu akan tiba pada hari senin

At, for (price = harga)
At dipakai jika jumlah uang yang sebenarnya tidak diberikan. Sedangkan for dipakai jika jumlah uang yang sebenarnya disebutkan.

* I can not buy the goods at such a high price. Saya tak dapat membeli barang itu dengan harga yang begitu tinggi
* He bought a book for ten dollars. Ia membeli buku dengan harga sepuluh dolar

Beside, besides
Beside berarti disamping, disebelah. Sedangkan besides berarti di samping itu, selain.

* He came and sat beside me. Ia datang dan duduk di sebelah saya
* We study German besides English. Kami mempelajari bahasa Jerman selain Inggris

Between, among
Between dipakai untuk diantara dua orang, sedangkan among lebih dari dua

* I sat between the two of them. Saya duduk diantara mereka berdua
* Devide the apple among you three. Bagilah buah apel itu diantara kalian bertiga

By, with

1. when we USE something TO DO something: I paint the wall with brush
2. When we JOIN someone TO DO something: Jimmy goes to school with his sister
3. We may also use “with” to meand “against”: I quarrelled with my best friend.

By berhubungan dengan pelaku, sedangkan with dengan alat yang dipakai

* This book was written by me. Buku ini kutulis
* This letter was written with a fountain pen. Surat ini ditulis dengan sebuah pena

By, before, since
Semua ini dipakai untuk suatu batas tertentu.

* You must be back by five o’clock. Anda harus kembali menjelang pukul lima
* She didn’t get back before five o’clock. Ia tidak kembali sebelum pukul lima
* She has been here since five o’clock. Ia berada disini sejak pukul lima

In, after

* I will finish it in three hours. Saya akan menyelesaikannya dalam waktu tiga jam
* He died after a few days. Setelah beberapa hari ia meninggal

In, into

* She spent all the afternoon in her room. Ia melewatkan waktu sepanjang sore di dalam kamarnya
* She came into the room and sat down. Ia masuk kedalam kamar dan duduk

To, at
To dipakai untuk menyatakan gerak dari satu tempat ke tempat lain, sedangkan at dipakai untuk menunjukkan posisi atau ketidakadaan gerak.

* We come to school every morning. Kami datang ke sekolah tiap pagi
* Somebody is standing at the door. Seseorang sedang berdiri di pintu itu

To, till
To dipakai dengan jarak dan till dengan waktu.

* We walked to the the tennis court and back. Kami berjalan ke lapangan tenis dan kembali
* I shall stay here till next week. Saya akan tinggal disini sampai minggu depan

2) Perbedaan pemakaian umum preposisi menurut apa yang dinyatakan
Sebab atau alasan dinyatakan oleh of, from, through, for, because of, in consequence of atau owing to.
Contoh:

* He died of cancer. Ia mati karena kanker
* He almost died from fatigue. Ia hampir mati karena keletihan
* She couldn’t speak for grief. Ia tak dapat berbicara karena kesedihan
* Owing to bad health, be couldn’t work. Karena kesehatan buruk, ia tidak dapat bekerja

Akibat dinyatakan oleh preposisi to.
Contoh:

* To our surprise, he wasn’t successful. Mengherankan bagi kita, ia tidak berhasil
* The king has engaged in war to his ruin. Raja itu telah berperang sehingga mengakibatkan kejatuhannya

Kepunyaan dinyatakan oleh preposisi of, kecuali kalau akhiran kasus genetif dipakai untuk
maksud ini.
Contoh: The house of my uncle is very big. Rumah paman saya sangat besar
Pertukaran, atau fakta satu benda/makhluk yang disalahkirakan/dikira benda/makhluk yang lain, dinyatakan oleh for.
Contoh: She gave me two dollars for that book. Ia memberi kepadaku dua dolar sebagai pengganti buku itu
Subtitusi/pengganti dinyatakan oleh ungkapan yang berpreposisi instead of, in lieu of, in the place of, dan kadang-kadang oleh preposisi for.
Contoh: You had better work instead of idling away your time. Lebih baik anda bekerja daripada membuang-buang waktu anda
Pronouns are words used instead of nouns. Kata ganti adalah kata yang dipakai sebagai pengganti kata benda
Pertentangan atau perlawanan dinyatakan oleh with atau against, sedangkan tindakan setuju dinyatakan oleh for.
Contoh:

* He was deeply offended with me. Ia sangat marah terhadapku
* I did it against my better judgment. Kulakukan itu bertentangan dengan pertimbanganku yang lebih baik
* They acted for the public interest. Mereka berbuat demi kepentingan umum

Perbedaan atau kontras dinyatakan oleh with, for, after, notwithstanding, dan kadang-kadang oleh ungkapan seperti in spite of.
Contoh:

* With all his weight he isn’t a strong man. Walaupun ia begitu berat ia bukanlah orang kuat
* He is a good man, for all that. Sekalipun begitu ia adalah orang baik
* After all his labour, he has failed. Meskipun ia bekerja sekeras-kerasnya, ia masih tetap gagal

Penyesuaian atau persesuaian dinyatakan oleh after atau to.
Contoh:

* He’s a man after my own heart. Ia seorang laki-laki yang cocok dengan perasaan hatiku
* This coffee is quite to my taste. Kopi ini cocok benar dengan seleraku

Kekecualian dinyatakan oleh except, but, save.
Contoh:

* All failed except him. Kecuali dia semuanya gagal
* All but you three may go. Semua boleh pergi kecuali kau bertiga
* All save one were successful. Semua berhasil kecuali seorang

Gambaran aposisi dinyatakan oleh of.
Contoh:

* The city of Jakarta. Kota Jakarta
* The island of Bali. Pulau Bali

Material, isi dan sifat dinyatakan oleh preposisi of.
Contoh:

* Tables are usually made of wood. Meja biasanya dibuat dari kayu
* He drinks a cup of coffe every morning. Ia minum secangkir kopi tiap pagi
* He is a man of good character. Ia seorang yang berwatak baik

Penilaian sesuatu atau suku (bunga) dinyatakan oleh preposisi at.
Contoh:

* This must be done at any rate. Bagaimanapun juga hal ini harus dilakukan
* He lends out money at three per cent. Ia meminjamkan uang dengan bungan tiga persen

Takaran atau ukuran dinyatakan oleh preposisi by.
Contoh: Don’t judge of a man by his words or by his looks. Jangan menilai orang menurut kata-katanya atau rupanya
Batas atau taraf dinyatakan oleh preposisi to atau up to.
Contoh:

* He paid his debts to the last cent. Ia membayar hutangnya sampai lunas sama sekali
* He remained faithful to the last. Ia tetap setia sampai saat terakhir

Pokok persoalan, perihal dinyatakan oleh of, on, about, concerning, as to, regarding, in regard to, with regard to, in respect to.
Contoh:

* This is a book about proverbs. Inilah buku tentang peribahasa
* I have no preference as to color. Tentang warna bagiku tak menjadi soal
* I have something to say in respect to our business. Ada sesuatu yang hendak kukatakan tentang bisnis kita

Kesimpulan, alasan (motive), dan sumber dinyatakan oleh preposisi from.
Contoh:

* From what I have seen of him, he seems to be a good man. Menurut pengamatan saya terhadapnya, rupanya ia seorang yang baik
* He did it from ignorance. Ia melakukannya karena ketidaktahuan
* He is sprung from a noble ancestry. Ia berasal dari keturunan bangsawan

Arah atau tujuan dinyatakan oleh preposisi at, on, upon, for dan to.
Contoh:

* The troops marched on the town. Pasukan itu berbaris menuju kota
* He aimed his gun at the wild boar. Ia membidikkan senapannya kepada babi hutan itu

Penunjukkan kepada maksud, pokok atau hal khusus tertentu dinyatakan oleh of dan in, dan preposisi ini biasanya didahului oleh kata sifat tertentu.
Contoh:

* He’s free of responsibility. Ia bebas dari tanggung jawab
* He’s honest in word and deed. Ia jujur dalam ucapan dan perbuatan

Perimbangan dinyatakan oleh to, dan perbandingan dinyatakan oleh than.
Contoh:

* I will bet you five to one on his success. Saya berani bertaruh lima lawan satu atas keberhasilannya
* He did nothing else than laugh. Selain tertawa ia tidak melakukan sesuatu hal yang lain

Pekerjaan atau jabatan dinyatakan oleh at, in atau about.
Contoh:

* He is at his old tricks again. Ia mulai lagi dengan tipu muslihatnya seperti dulu
* He engaged himself in business. Ia melakukan usaha dagang
* You may go about your business. Kamu boleh melakukan pekerjaan sendiri

Pengangkatan sumpah dinyatakan oleh preposisi by.
Contoh: I swear by the name of God. Saya bersumpah demi nama Tuhan
Persiapan untuk menghadapi peristiwa tertentu yang akan segera datang dinyatakan oleh against.
Contoh: Get all the men together against the arrival of the chief. Panggillah semua anak buah bersama-sama untuk menyambut kedatangan sang kepala
Penyebutan sebagian tertentu seperti ternyata dari keseluruhan dinyatakan oleh of.
Contoh: Many of the wounded did not recover. Banyak diantara para orang yang luka tidak sembuh
Pembedaan orang atau benda yang satu dari yang lain, dinyatakan dengan from.
Contoh: He can tell apples from peaches. Ia dapat membedakan buah apel dari buah persik
Pemisahan atau kenyataan bahwa benda yang satu berada di luar atau terlepas dari yang lain, dinyatakan kadang-kadang oleh from, of atau off dan kadang-kadang oleh out of.
Contoh:

* He’s away from home. Ia berada jauh dari rumah
* He was within an inch of being killed by a random shot. Ia hampir saja terbunuh oleh tembakan yang membabi buta
* We are off duty today, but shall on duty again tomorrow. Hari ini kami bebas tugas, tetapi besok akan bertugas lagi

Keunggulan dinyatakan oleh above dan sifat yang rendah atau ketidakpatuhan dinyatakan oleh beneath.
Contoh:

* He is above suspicion. Ia bebas dari kerugian
* His conduct is beneath contempt. Kelakuannya terlalu hina

Wibawa atau kekuasaan dinyatakan oleh over dan penaklukan atau keadaan di bawah kekuasaan atau pengaruh dinyatakan oleh under.
Contoh:

* Since you have been placed over me, I must obey. Sejak kedudukan anda berada di atas saya, saya harus patuh
* She is quite under your thumb. Ia betul-betul di bawah kekuasaan anda

Kata benda atau padan kata benda itu disebut objek :

* I put the book on the table. Saya menaruh buku di atas meja itu
* Kata on dalam kalimat tersebut ialah kata depan (preposisi).

A. Kata keterangan, ungkapan, atau anak kalimat kata benda yang dapat dipakai sebagai objek untuk preposisi.
1) Kata keterangan sebagai objek
Beberapa kata keterangan waktu atau tempat dapat dipakai sebagai objek untuk preposisi yang menunjukkan hubungan waktu atau tempat :
Contoh: He has studied hard from then till now. Ia telah belajar giat dari waktu itu sampai sekarang
2) Ungkapan sebagai objek
Ungkapan yang bersifat kata keterangan (yaitu ungkapan yang tidak berakhir dengan kata depan atau kata sambung) dapat dipakai sebagai objek untuk preposisi :
Contoh: She didn’t return till about a week afterwards. Ia tidak kembali sampai kira-kira seminggu kemudian
3) Anak kalimat kata benda (noun clause) sebagai objek
Noun clause (anak kalimat yang melakukan pekerjaan kata benda) dapat menjadi objek untuk preposisi dengan cara yang sama seperti kata benda dan kata ganti :
Contoh: My departure will depend upon whether I get leave or not. Keberangkatanku akan tergantung pada apakah aku mendapat izin cuti atau tidak
B. Bentuk preposisi
1) Simple preposition (preposisi tunggal)
after (sesudah), at (di, pada), by (oleh, pada, dengan, di dekat), for (untuk, selama, bagi, karena), from (dari), of (dari, tentang, karena), over (di atas), on (di atas, pada), in (di, di dalam), through (melalui), to (ke, kepada), off (lepas dari, jauh), till/until (sampai, hingga), under (di bawah), up (ke atas, ke), with (dengan, pada) dan sebagainya.
2) Double preposition (preposisi ganda)
Preposisi ganda dipakai bilamana preposisi tunggal tidak cukup untuk menyatakan pengertian.
into (ke dalam), onto (di atas), from under (dari bawah), from among (dari antara), from off (lepas dari), from within (dari dalam), over against (bersandar di/kepada), dan sebagainya.
3) Compound preposition (preposisi gabungan)
Ini dibentuk dari noun, adjective atau adverb yang digabungkan dengan preposisi “be”(= by) atau “a” (=on)
across (on cross = di seberang), long (sepanjang), amidst (on middle = di tengah-tengah), behind (di belakang), about (di sekitar, tentang), above (di atas), before (di muka), amongst (di antara lebih dari dua), below (di bawah), beneath (di bawah), beside (di sebelah, di samping), besides (selain), between (di antara dua), beyond (di luar), but (kecuali), within (dalam), without (tanpa).
4) Participal preposition (preposisi partisip)

* pending = seraya menantikan
* during = selama, pada waktu
* notwithstanding = meskipun
* past = lewat
* except = kecuali
* save = kecuali
* considering = mengingat
* touching = concerning = regarding = mengenai
* owing to = karena

5) Phrase preposition (preposisi phrase)
Dua atau lebih kata yang biasanya disusun dalam rangkaian kata dan yang berakhir dengan preposisi tunggal boleh disebut phrase preposition.

* because of = disebabkan oleh, karena
* by means of = dengan memakai
* by reason of = karena, berhubungan dengan
* for the purpose of = dengan maksud
* for the sake of = demi
* in consequence of = karena
* in lieu of = sebagai pengganti
* in place of = sebagai pengganti
* in point of = tentang
* in behalf of = untuk kepentingan
* in the event of = kalau (sekiranya), dalam hal, bila
* in the place of = sebagai pengganti
* in view of = karena, mengingat
* in front of = di muka
* in opposition to = berlawanan dengan
* in spite of = meskipun
* instead of = sebagai pengganti, daripada
* on account of = karena
* on behalf of = atas nama
* on the score of = karena
* upon the subject of = tentang
* with a view to = dengan maksud untuk
* with reference to = berkenaan dengan
* with regard to = berkenaan dengan, mengenai
* with relation to = berkenaan dengan
* with respect to = berkenaan dengan, mengenai
* with the pupose of = dengan maksud

5) Disquised preposition (preposisi tersembunyi)
He has gone a-hunting. Ia telah pergi berburu
C. Pemakaian preposisi
1) Perbedaan pemakaian khusus preposisi yang sering membingungkan
At, in (place = tempat)
In biasanya dipakai di depan nama negeri dan kota besar, atau didepan nama tempat di mana seseorang pada waktu berbicara. Sedangkan at dipakai di depan nama kota kecil dan desa, atau pada waktu membicarakan suatu tempat yang jauh.

* I passed my holidays at Puncak. Aku melewatkan hari-hari liburku di Puncak
* He lives in London. Ia tinggal di London

At, in, on (time = waktu)
At dipakai dengan waktu yang tepat, misalnya at two o’clock, at dawn, at noon, at sunset, at midnight dan sebagainya. In dipakai dengan suatu bagian waktu, misalnya in the morning, in June, in summer, in 1997, in the year 1997 dan sebagainya. On dipakai dengan nama hari atau tanggal, misalnya on Saturday, on August 10, on New Year’s Day, dan sebagainya.

* I usually get up at six o’clock. Saya biasanya bangun pada pukul enam
* He takes a walk in the afternoon. Ia berjalan-jalan pada sore hari
* The ship will arrive on Monday. Kapal itu akan tiba pada hari senin

At, for (price = harga)
At dipakai jika jumlah uang yang sebenarnya tidak diberikan. Sedangkan for dipakai jika jumlah uang yang sebenarnya disebutkan.

* I can not buy the goods at such a high price. Saya tak dapat membeli barang itu dengan harga yang begitu tinggi
* He bought a book for ten dollars. Ia membeli buku dengan harga sepuluh dolar

Beside, besides
Beside berarti disamping, disebelah. Sedangkan besides berarti di samping itu, selain.

* He came and sat beside me. Ia datang dan duduk di sebelah saya
* We study German besides English. Kami mempelajari bahasa Jerman selain Inggris

Between, among
Between dipakai untuk diantara dua orang, sedangkan among lebih dari dua

* I sat between the two of them. Saya duduk diantara mereka berdua
* Devide the apple among you three. Bagilah buah apel itu diantara kalian bertiga

By, with

1. when we USE something TO DO something: I paint the wall with brush
2. When we JOIN someone TO DO something: Jimmy goes to school with his sister
3. We may also use “with” to meand “against”: I quarrelled with my best friend.

By berhubungan dengan pelaku, sedangkan with dengan alat yang dipakai

* This book was written by me. Buku ini kutulis
* This letter was written with a fountain pen. Surat ini ditulis dengan sebuah pena

By, before, since
Semua ini dipakai untuk suatu batas tertentu.

* You must be back by five o’clock. Anda harus kembali menjelang pukul lima
* She didn’t get back before five o’clock. Ia tidak kembali sebelum pukul lima
* She has been here since five o’clock. Ia berada disini sejak pukul lima

In, after

* I will finish it in three hours. Saya akan menyelesaikannya dalam waktu tiga jam
* He died after a few days. Setelah beberapa hari ia meninggal

In, into

* She spent all the afternoon in her room. Ia melewatkan waktu sepanjang sore di dalam kamarnya
* She came into the room and sat down. Ia masuk kedalam kamar dan duduk

To, at
To dipakai untuk menyatakan gerak dari satu tempat ke tempat lain, sedangkan at dipakai untuk menunjukkan posisi atau ketidakadaan gerak.

* We come to school every morning. Kami datang ke sekolah tiap pagi
* Somebody is standing at the door. Seseorang sedang berdiri di pintu itu

To, till
To dipakai dengan jarak dan till dengan waktu.

* We walked to the the tennis court and back. Kami berjalan ke lapangan tenis dan kembali
* I shall stay here till next week. Saya akan tinggal disini sampai minggu depan

2) Perbedaan pemakaian umum preposisi menurut apa yang dinyatakan
Sebab atau alasan dinyatakan oleh of, from, through, for, because of, in consequence of atau owing to.
Contoh:

* He died of cancer. Ia mati karena kanker
* He almost died from fatigue. Ia hampir mati karena keletihan
* She couldn’t speak for grief. Ia tak dapat berbicara karena kesedihan
* Owing to bad health, be couldn’t work. Karena kesehatan buruk, ia tidak dapat bekerja

Akibat dinyatakan oleh preposisi to.
Contoh:

* To our surprise, he wasn’t successful. Mengherankan bagi kita, ia tidak berhasil
* The king has engaged in war to his ruin. Raja itu telah berperang sehingga mengakibatkan kejatuhannya

Kepunyaan dinyatakan oleh preposisi of, kecuali kalau akhiran kasus genetif dipakai untuk
maksud ini.
Contoh: The house of my uncle is very big. Rumah paman saya sangat besar
Pertukaran, atau fakta satu benda/makhluk yang disalahkirakan/dikira benda/makhluk yang lain, dinyatakan oleh for.
Contoh: She gave me two dollars for that book. Ia memberi kepadaku dua dolar sebagai pengganti buku itu
Subtitusi/pengganti dinyatakan oleh ungkapan yang berpreposisi instead of, in lieu of, in the place of, dan kadang-kadang oleh preposisi for.
Contoh: You had better work instead of idling away your time. Lebih baik anda bekerja daripada membuang-buang waktu anda
Pronouns are words used instead of nouns. Kata ganti adalah kata yang dipakai sebagai pengganti kata benda
Pertentangan atau perlawanan dinyatakan oleh with atau against, sedangkan tindakan setuju dinyatakan oleh for.
Contoh:

* He was deeply offended with me. Ia sangat marah terhadapku
* I did it against my better judgment. Kulakukan itu bertentangan dengan pertimbanganku yang lebih baik
* They acted for the public interest. Mereka berbuat demi kepentingan umum

Perbedaan atau kontras dinyatakan oleh with, for, after, notwithstanding, dan kadang-kadang oleh ungkapan seperti in spite of.
Contoh:

* With all his weight he isn’t a strong man. Walaupun ia begitu berat ia bukanlah orang kuat
* He is a good man, for all that. Sekalipun begitu ia adalah orang baik
* After all his labour, he has failed. Meskipun ia bekerja sekeras-kerasnya, ia masih tetap gagal

Penyesuaian atau persesuaian dinyatakan oleh after atau to.
Contoh:

* He’s a man after my own heart. Ia seorang laki-laki yang cocok dengan perasaan hatiku
* This coffee is quite to my taste. Kopi ini cocok benar dengan seleraku

Kekecualian dinyatakan oleh except, but, save.
Contoh:

* All failed except him. Kecuali dia semuanya gagal
* All but you three may go. Semua boleh pergi kecuali kau bertiga
* All save one were successful. Semua berhasil kecuali seorang

Gambaran aposisi dinyatakan oleh of.
Contoh:

* The city of Jakarta. Kota Jakarta
* The island of Bali. Pulau Bali

Material, isi dan sifat dinyatakan oleh preposisi of.
Contoh:

* Tables are usually made of wood. Meja biasanya dibuat dari kayu
* He drinks a cup of coffe every morning. Ia minum secangkir kopi tiap pagi
* He is a man of good character. Ia seorang yang berwatak baik

Penilaian sesuatu atau suku (bunga) dinyatakan oleh preposisi at.
Contoh:

* This must be done at any rate. Bagaimanapun juga hal ini harus dilakukan
* He lends out money at three per cent. Ia meminjamkan uang dengan bungan tiga persen

Takaran atau ukuran dinyatakan oleh preposisi by.
Contoh: Don’t judge of a man by his words or by his looks. Jangan menilai orang menurut kata-katanya atau rupanya
Batas atau taraf dinyatakan oleh preposisi to atau up to.
Contoh:

* He paid his debts to the last cent. Ia membayar hutangnya sampai lunas sama sekali
* He remained faithful to the last. Ia tetap setia sampai saat terakhir

Pokok persoalan, perihal dinyatakan oleh of, on, about, concerning, as to, regarding, in regard to, with regard to, in respect to.
Contoh:

* This is a book about proverbs. Inilah buku tentang peribahasa
* I have no preference as to color. Tentang warna bagiku tak menjadi soal
* I have something to say in respect to our business. Ada sesuatu yang hendak kukatakan tentang bisnis kita

Kesimpulan, alasan (motive), dan sumber dinyatakan oleh preposisi from.
Contoh:

* From what I have seen of him, he seems to be a good man. Menurut pengamatan saya terhadapnya, rupanya ia seorang yang baik
* He did it from ignorance. Ia melakukannya karena ketidaktahuan
* He is sprung from a noble ancestry. Ia berasal dari keturunan bangsawan

Arah atau tujuan dinyatakan oleh preposisi at, on, upon, for dan to.
Contoh:

* The troops marched on the town. Pasukan itu berbaris menuju kota
* He aimed his gun at the wild boar. Ia membidikkan senapannya kepada babi hutan itu

Penunjukkan kepada maksud, pokok atau hal khusus tertentu dinyatakan oleh of dan in, dan preposisi ini biasanya didahului oleh kata sifat tertentu.
Contoh:

* He’s free of responsibility. Ia bebas dari tanggung jawab
* He’s honest in word and deed. Ia jujur dalam ucapan dan perbuatan

Perimbangan dinyatakan oleh to, dan perbandingan dinyatakan oleh than.
Contoh:

* I will bet you five to one on his success. Saya berani bertaruh lima lawan satu atas keberhasilannya
* He did nothing else than laugh. Selain tertawa ia tidak melakukan sesuatu hal yang lain

Pekerjaan atau jabatan dinyatakan oleh at, in atau about.
Contoh:

* He is at his old tricks again. Ia mulai lagi dengan tipu muslihatnya seperti dulu
* He engaged himself in business. Ia melakukan usaha dagang
* You may go about your business. Kamu boleh melakukan pekerjaan sendiri

Pengangkatan sumpah dinyatakan oleh preposisi by.
Contoh: I swear by the name of God. Saya bersumpah demi nama Tuhan
Persiapan untuk menghadapi peristiwa tertentu yang akan segera datang dinyatakan oleh against.
Contoh: Get all the men together against the arrival of the chief. Panggillah semua anak buah bersama-sama untuk menyambut kedatangan sang kepala
Penyebutan sebagian tertentu seperti ternyata dari keseluruhan dinyatakan oleh of.
Contoh: Many of the wounded did not recover. Banyak diantara para orang yang luka tidak sembuh
Pembedaan orang atau benda yang satu dari yang lain, dinyatakan dengan from.
Contoh: He can tell apples from peaches. Ia dapat membedakan buah apel dari buah persik
Pemisahan atau kenyataan bahwa benda yang satu berada di luar atau terlepas dari yang lain, dinyatakan kadang-kadang oleh from, of atau off dan kadang-kadang oleh out of.
Contoh:

* He’s away from home. Ia berada jauh dari rumah
* He was within an inch of being killed by a random shot. Ia hampir saja terbunuh oleh tembakan yang membabi buta
* We are off duty today, but shall on duty again tomorrow. Hari ini kami bebas tugas, tetapi besok akan bertugas lagi

Keunggulan dinyatakan oleh above dan sifat yang rendah atau ketidakpatuhan dinyatakan oleh beneath.
Contoh:

* He is above suspicion. Ia bebas dari kerugian
* His conduct is beneath contempt. Kelakuannya terlalu hina

Wibawa atau kekuasaan dinyatakan oleh over dan penaklukan atau keadaan di bawah kekuasaan atau pengaruh dinyatakan oleh under.
Contoh:

* Since you have been placed over me, I must obey. Sejak kedudukan anda berada di atas saya, saya harus patuh
* She is quite under your thumb. Ia betul-betul di bawah kekuasaan anda



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Adjective/kata sifat)

Posted by Meeyee DoDoL Cuek On 01.00


Pelajaran Bahasa Inggris 

Adjectives are used to describe nouns. They give more details or information about the nouns they are associated with.

A: Tell me about your boyfriendB: Well, he is tall, dark, and handsome. A: Sounds like mine.

Adjectives can be used to answer the questions “What kind (of) ?” or “Which one?”

A: Hi. I’m calling about the car you’re selling?B: It’s a great car. (It’s) in excellent condition. A: What kind of seats does it have? B: They’re very comfortable seats, (soft, plush, just like a sofa.) A: Uh. I think I’ll sleep on it. A: Hand me a book. B: Which one do you want? A: The red book. The red one. Adjectives come before the nouns they modify (not after).

Three happy hippies lived in the Heartquake Hotel.WRONG: Three hippies happy lived in the Heartquake Hotel.

Adjectives can also be used with linking verbs to describe the subject of a sentence.
When used in this manner, the adjective(s) come after the linking verb.

My mother is tall and slender.WRONG: My mother tall and slender. (No linking verb.)

Seem, become, appear, and verbs of perceptioncan also be used as linking verbs. Note how they are used with adjectives in the following. Can you identify the linking verbs and the adjectives?

The journey seemed long. (It appeared strenuous and boring.)You smell nice today. What kind of cologne are you wearing? A: What do you want to do this weekend? Bowling? Shopping? A movie? B: Bowling sounds good. CAUTION/BE CAREFUL: Tom looked greedy. (He appeared to be a greedy person.) The adjective greedy is used to describe Tom. Tom looked greedily at the pie on the table. (He saw it and wanted it for himself.) The adverb greedily is used to describe Tom’s action.

Adjectives are the same for all nouns. They do not change for plurals.

*
Not: three “tireds” tigers
Example: Three tired tigers tried to tie a triangular tie.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

NOUNS atau Kata Benda

Posted by Meeyee DoDoL Cuek On 00.57


Kata benda atau dalam bahasa inggris disebut NOUNS adalah semua kata yang menunjukkan benda. Mengapa sih belajar bahasa inggris harus tahu kata benda segala? tidak langsung saja belajar berbicara, menulis atau bercakap-cakap?. Ya, sebenarnya langsung praktek juga bisa, namun dengan mengerti istilah-istilahnya, dengan mengerti bagaimana komponen tata bahasa digunakan maka bahasa inggris anda akan bertambah baik, bahkan untuk mengembangkan ketrampilan bahasa inggris secara mandiri pun akan terasa jauh lebih mudah jika anda menguasai hal ini. Belajar bahasa inggris dimanapun dan dengan siapapun atau membaca buku pelajaran bahasa inggris apapun akan terasa mudah bagi Anda nanti. Percayalah pada saya, karena saya telah mengalaminya.
Nanti akan terasa di pelajaran bahasa inggris yang lebih advance, ketika saya bilang NOUNS sebagai SUBJECT maka anda sebaiknya sudah punya gambaran apa itu NOUNS. Jelas, ini akan mempermudah dan mempercepat proses belajar bahasa inggris anda di level selanjutnya bukan?
Ok, NOUNS dalam garis besar terdiri dari 2 bagian:
Yang pertama bahasa inggrisnya CONCRETE NOUNS, atau dalam bahasa indonesia disebut kata benda konkret, maksudnya adalah benda-benda yang dapat dilihat, dapat diraba. Contohnya: meja (table), kursi (chair), phone, computer, dan sebagainya.
Yang kedua adalah ABSTRACT NOUNS atau kata benda abstrak. Yaitu kata benda juga, namun tidak bisa diraba dan dilihat alias tak berwujud. Contohnya: freedom (kemerdekaan, kebebasan), happiness (kebahagiaan), education (pendidikan), competition (persaingan), action (tindakan), dan sebagainya. Tentu saja, bukan hanya dalam bahasa inggris ada kata benda abstrak tetapi juga dalam bahasa Indonesia, mungkin kita jarang mempelajarinya. Dengan pengetahuan ini, nanti kita akan bisa membuat suatu kalimat dengan subject abstract noun seperti: Action speaks louder than words.
Nah, bagaimana kalau “angin” ? termasuk yang mana ? Concrete atau Abstract Nouns?

Kita kembali pada CONCRETE NOUNS.
Concrete Nouns dalam bahasa inggris ini masih dipecah-pecah lagi menjadi 4 bagian. Yaitu: Proper Nouns, Common Nouns, Material Nouns, dan Collective Nouns. Istilahnya semua masih dalam bahasa inggris. Akan saya terangkan satu per satu di bawah ini.
Poper Nouns adalah kata benda tentang nama tertentu, dan diawali dengan huruf besar, seperti nama orang, nama kota, nama negara, universitas, nama gedung, nama toko, nama perusahaan, dan sebagainya. Contohnya: Joko, Mufli, John Lennon, Tokyo, Grand Hyatt, White House.
Common Nouns, atau kata benda umum yaitu kata benda yang sangat umum, seperti: football (sepak bola), student (pelajar, murid), village (desa), dan sebagainya.
Material Nouns, atau kata benda material, yaitu tentang kata benda yang berasal dari sumber alam atau merupakan materi lainnya, seperti gold (emas), silver (perak), plant (tanaman), iron (besi), dan sebagainya.
Yang terakhir Collective Nouns atau kata benda kolektif. Tentu saja artinya kata benda yang mengandung arti kumpulan, koleksi atau yang mengandung arti majemuk. Contohnya: committee (komite, panitia), group (kelompok orang), class (kelompok murid atau siswa), audience (hadirin, penonton, majelis).
Itulah macam-macam kata benda konkret atau bahasa inggrisnya CONCRETE NOUNS. Tak harus Anda hafalkan kok, tetapi sekali baca anda hendaklah punya gambaran yang jelas, dan percayalah walau kita belajar bahasa inggris secara bertele-tele seperti ini, nanti bahasa inggris anda akan sangat mantap, kecuali kalau anda tidak sabaran dan melahap semua pelajaran bahasa inggris sekaligus kemudian hanya bisa sedikit-sedikit. Jika hanya bisa sedikit sedikit bahasa inggris ini, maka biasanya manfaatnya sangat-sangat kurang.

Sekarang kita kembali pada ABSTRACT NOUNS atau Kata benda abstrak (yang tak dapat dilihat dan diraba).
Baik dalam bahasa Indonesia atau bahasa inggris, kata benda abstrak ini bisa dibentuk dari kata kerja. Misalnya : bertindak (menjadi tindakan), menghayal (menjadi hayalan), belajar (menjadi pelajaran), dan sebagainya. Demikian pula dalam bahasa inggris. Nah, dalam bahasa inggris anda harus menghafalnya, itulah yang sangat mudah!, hehe..
Mengapa saya bilang “itulah yang mudah”? loh, buat apa bilang “itulah yang susah!”, toh cuma bilang saja apa susahnya kita bilang mudah, nanti jadi mudah beneran. Itulah kunci belajar bahasa inggris, jangan bilang bahasa inggis itu susah, nanti jadi susah betulan hoi!. Toh untuk bilang mudah atau susah kan sama saja waktu dan energi yang kita keluarkan, dan untuk bilang susah atau mudah juga gratis saja, namun efeknya jauh berbeda, kalau dibilang sulit nanti akan membuat kita malas dan tak bisa bahasa inggris, kalau dibilang mudah nanti akan membuat kita bersemangat dan pada akhirnya lebih mudah untuk bisa betulan bahasa inggris. Kalau begitu, bilang saja “bahasa inggris itu sangat mudah”. Setuju ya?
Ok, kata benda abstrak yang berasal dari kata kerja dalam bahasa inggris mempunyai ciri-ciri.
Contoh kata kerja yang menjadi kata benda abstract yang ditambahi akhiran -ion, -tion, -ation misalnya: inform (menjadi information), imagine (menjadi imagination), explain (menjadi explanation). Memang, rumusnya tak ada yang pasti, karena itulah saya bilang anda harus menghafal. Jika anda sering memakainya dalam ucapan atau tulisan atau sering dipraktekkan maka tentu saja bahasa inggris ini akan nempel. Sama saja dengan bahasa indonesia bukan? misalnya terbang menjadi penerbangan, meniru menjadi tiruan, dan sebagainya.
Ada juga yang diakhir dengan -ment. Contohnya: agree (menjadi aggreement), pay (menjadi payment), move (menjadi movement) dan sebagainya.
Ada yang diakhiri dengan -ence atau -ance seperti assist (menjadi assistance), differ (menjadi difference), enter (menjadi enterance), dan sebagainya.
Masih banyak sekali akhiran-akhiran lain, seperti -s, -se-, -cy dan sebagainya. Saran saya anda membeli buku Tata Bahasa Inggris atau English Grammar, biasanya di buku Tata Bahasa Inggris yang lengkap terdapat tabel tentang abstract nouns ini.
Bisa juga kata benda abstrak berasal dari kata sifat. Misalnya safe (menjadi safety), real (menjadi reality), happy (menjadi happiness), important (menjadi importance), beautiful (menjadi beauty), hungry (malah menjadi hunger), memang membingungkan keculai anda sering menggunakan kata-kata ini dalam praktek bahasa inggris.

Penggunaan Kata Benda Dalam Kalimat
Ingat, pelajran yang lalu tentang berbedaan kata dan kalimat ya?. Nah, jika Anda memang belajar bahasa inggris secara bertahap, maka adalah benar jika anda menguasai pelajaran sebelumnya maka pelajaran yang lebih advance setelahnya akan mudah anda mengerti, sebaliknya jika anda tidak belajar bahasa inggris secara sistematis maka akan pusing sendiri, dan karena itulah kebanyak orang tak bisa bahasa inggris dengan baik. Wah kena deh sebagian orang ya, hehehe…
Ok, Kata bisa merupakan kata gabung (gabungan beberapa kata) dan dalam bahasa inggris harus dibalik karena menganut sistem MD (Menerangkan Diterangkan). Tapi kalau kalimat tidak boleh dibalik loh ya, ingat lagi pelajaran tentang Perbedaan Kata dan Kalimat please.
Di dalam kalimat, kata benda selalu berada di beberapa posisi, yaitu sebagai SUBJECT atau sebagai OBJECT atau object dari kata keterangan, atau object pelengkap. Ingat rumua kalimat selalu ada SUBJECT, PREDIKAT dan OBJEK/KETERANGAN. predikat bisa kata kerja, kata kerja bantu.
Contohnya:
Joko watches TV (Joko nonton TV).
Anda lihat, Joko dan TV adalah kata benda. Perhatikan susunannya tidak dibalik, karena kalimat. Ini yang bikin bingung banyak orang. Makanya saya jelaskan ulang-ulang.
Sekarang anda lihat contoh Kalimat dengan kata gabung:
Joko watches new TV (Joko nonton TV baru), maksudnya TV nya yang baru.
Anda lihat: Joko adalah Subject. watches (nonton) adalah Predikat. Sedangkan new TV adalah Objek kalimat tersebut. Perhatikan new TV dibalik, bukan TV new.
Berikut ini contoh kata benda abstract dalam kalimat:
Education is very important (pendidikan sangat penting).
Action speaks louder then words (Tindakan berbicara lebih keras dari kata-kata).



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Modals

Posted by Meeyee DoDoL Cuek On 00.53


emua auxiliary verbs "kecuali be, do dan have" disebut modals. Tidak seperti auxiliary verbs lainnya, modals juga berfungsi sebagai kata kerja Bantu dan tidak dapat berdiri sendiri. Perhatikan contoh-contoh Modals di bawah ini beserta fungsi dari Modals melalui contoh kalimat yang diberika


Can

* They can control their own budgets. (kemampuan/kemungkinan)
* Can I smoke here? (Minta Izin)
* Can you help me? (Permintaan)

Could

* Could I borrow your dictionary? (Minta Izin)
* Could you say it again more slowly? (Permintaan)
* We could try to fix it ourselves. (Saran)
* I think we could have another Gulf War. (Kemungkinan)
* He gave up his old job so he could work for us. (Kemampuan)


May

* May I have another cup of coffee? (Minta Izin)
* China may become a major economic power. (Kemungkinan)

Might

* They might give us a 10% discount. (Kemungkinan)

Must

* We must say good-bye now. (Keharusan)
* They mustn't disrupt the work more than necessary. (Larangan)

Ought to

* We ought to employ a professional writer. (Menyarankan)

Shall

(jarang dipakai di Amerika)

* Shall I help you with your luggage? (Menawarkan)
* Shall we say 2.30 then? (Menyarankan)
* Shall I do that or will you? (Meminta)

Should

* We should sort out this problem at once. (Menyarankan)
* I think we should check everything again. (Merekomendasikan)
* Profits should increase next year. (Prediksi tak tentu)

Will

* I can't see any taxis so I'll walk. (Keputusan Spontan)
* I'll do that for you if you like. (Menawarkan)
* I'll get back to you first thing on Monday. (Janji)
* Profits will increase next year. (Prediksi tak tentu)

Would

* Would you mind if I brought a colleague with me? (Minta Izin)
* Would you pass the salt please? (Permintaan)
* Would you mind waiting a moment? (Permintaan)
* "Would three o'clock suit you?" - "That'd be fine." (Mengatur)
* Would you like to play golf this Friday? (Mengundang)
* "Would you prefer tea or coffee?" - "I'd like tea please." (Merujuk)

Modal auxiliary verbs selalu diikuti oleh bentuk kata kerja pertama.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer